“Ah, karyawan saya baru 10 orang koq. Belum perlu make absensi fingerprint begituan!”
Ungkapan renyah yang menganggap belum pentingnya absensi sidik jari sebagai kebutuhan utama dalam perusahaan. Pemikiran salah yang telah membatu di pemikiran banyak pengusaha berskala kecil juga menengah. Jika para pelaku bisnis masih saja menggunakan pemikiran sederhana ini siap-sipa saja bangkrut. Kenapa bangkrut?
Apakah kita mampu memonitor kehadiran karyawan keseharianya dengan cukup tanda tangan saja di daftar hadir yang lebih keren lagi pasang saja mesin “checklok” amano atau dengan barcode.. Kalau anda masih banyak waktu dan senang dengan kegiatan yang merepotkan ,sedang tidak malas mungkin tanpa absensi sidik jari boleh lah. Tapi, apakah data yang dihasilkan dari absensi anda falid bisa di pertanggung jawabkan? Bagaimana kalau ada yang berbuat curang? Bagaimana jika anda sedang keluar kota? Sedang ada acara keluarga? Sedang bermalas-malasan tidak ingin ke kantor?Siapa yang mau memonitor kehadiran karyawan? Atau hanya modal percaya?
Sebagai contoh dalam sebuah usaha yang berskala kecil, anda mempunyai karyawan 10 orang karyawan, selama anda di kantor mereka tertib-tertib saja, datang tepat waktu, pulang tepat waktu, rajin tanpa ada yang bolos. Anda ingin mengembangkan bisnis anda atau exspansi ke kota-kota lain atau bertemu dengan client, atau rekanan bisnis. Anda harus keluar kota tidak bisa lagi memonitor kehadiran, ketertiban, kedisiplinan karyawan. Belum ketika anda pulang dari luar kota karena kecapeean datangnya setelah makan siang, atau hari ini ingin di rumah saja. Apa yang terjadi? Kalau karyawan anda jujur dan bertanggung jawab tidak jadi masalah. Tetapi jika ada sebagian karyawan anda dari 10 karyawan sering datang telat, bolos kerja dan nitip absen. Anda tidak butuh lama untuk membuat perusahaan yang anda bangun atau sedang diatas angin bangkrut gara-gara sepele kehadiran!
Hitung saja misalkan 1 karyawan perminggu bolos 2 hari kerja. Dalam waktu 1 bulan sudah 8 hari, sedang 1 bulan terdiri dari 25 hari kerja. Belum datang telat dan bolos kerja/pulang cepat. Jika uang kehadiran dan makan siang 15.000 per hari. Berapa kerugian yang anda peroleh?
“Kerugian Perbulan = 8 x 15000= Rp. 120.000,-”
“Ah, baru 120.000 ga terlalu masalah”
Maaf itu baru dihitung yang tidak masuk belum yang lain. Yang nitip absen, yang pulang cepat dan datang terlambat dan masih banyak yang – yang lain… Belum lagi kerugian secara produksi dan pelayanan yang mengakibatkan kaburnya pelanggan anda. Ini juga baru 1 karyawan bagaimana jika 3 dari sepuluh karyawan seperti itu? Berapa kerugian yang anda dapatkan ? Bisa jadi dalam waktu satu bulan bisnis sedang diatas angin berexpansi hancur bersisa penyesalan.
“Selamat bisnis anda bangkrut mendadak, dan sebagai bonusnya ini saya kirim tagihan hutang anda dari bank plus komplainan pelanggan”
Maka dari itu jangan biarkan bisnis anda hancur gara-gara sepele kedisiplinan kehadiran karyawan. Karena sebuah kehadiran langsung berpengaruh terhadap produksi dan pelayanan perusahaan anda. Karyawan berjumlah sedikit tetap saja berbeda-beda watak pelakunya. Tidak semua karyawan anda berlaku jujur dan disiplin. Lihat saja berapa karyawan yang menggunakan jam kerja mereka tidak pada tempatnya, datang telat atau bolos kerja.
Mesin absensi bagi perusahaan sangat penting. Dalam hal ini jangan gegabah dalam menginvestasikan pembelian absensi. Jika kita survey di pasaran kita tak butuh puluhan juta untuk invest absen sidik jari. Setelah melihat berbagai merk absensi kami menunjuk salah satu merek yang sudah menjadi brand name fingerprint.
Ya, Fingerspot menawarkan absensi yang cukup menarik dengan harga variatif dengan berbagai kapasitas dan vitur yang berbeda. Mulai kapasitas 50 karyawan sampai unlimited. Untuk Usaha anda yang sedang berkembang mungkin baru 10 karyawan bisa menggunakan fingerspot.com/detail_product/Pr464aaff93d0c8″ target=”_blank”>Absensi 4000 yang harganya relative murah mulai 1.3 juta-1.5 juta. Tetapi jika anda memikirkan jauh kedepan bisa menggunakan series diatasnya. Atau bisa juga mungkin sekarang invest Absensi 4000 kemudian setelah perusahaan anda berkembang upgrade atau trade in, Fingerspot juga melayani. Murah sekali jika dibanding kerugian yang akan diderita anda jika tak berinvestasi absensi fingerprint.
Oleh karena itu, sebelum bisnis anda hancur bergegaslah untuk mengganti manajemen absensi anda dengan absensi yang lebih akurat, aman dan tidak bisa dititipkan. Anda mau keluar kota, keperluan keluarga, bermalas-malasan. Tidak jadi masalah. Karyawan yang suka bolos, nitip absen bisa terekap dalam aplikasi absensinya. Tepat, Mudah dan Tidak Merepotkan.
Salam Sukses!


^_^ senyum juga ah…
oya produk sidik jarinya mantapz…seeplah..
tapi semoga kemajuan tekhnologi tidak di salah gunakan ya, eitx tapi klu absensi sidik jari yang disalahgunakan apa ya? malah justru mungkin bagus ya, supaya disiplin terjaga, supaya ga ada lagi titip-titipan absensi ^_^
Tekhnologi Interface di atas sangat bagus apabila diterapkan diperusahaan-perusahaan, supaya mereka yang kurang disiplin bisa di minimalis, yaa…karena memang itulah kebudayaan kita yg belum bisa di ubah sampai sekarang ini yaitu korupsi, pejabat ya korupsi uang kalau karyawan yaaa korupsi waktu..( pengalaman pribadi sering korupsi waktu,,soalnya belum pernah jadi pejabat.. he3 )…
metode absen yang canggih. Tapi menurut saya nga’ sepenuhnya menjamin tingkat disiplin pekerja karena karyawan itu manusia, manusia memiliki sifat malas yang fluktuatip kadang malas kadang enggak. yang penting tuh pendekatan ke kariawan dengan cara2 tertentu semisal potong gaji kalau terlambat, dsb. mohon maaf jika pandangan saya salah.
wah, solusi yang menarik, tapi bagaimana kalau sudah absen sidik jari tersebut, kemudian mangkir kerja, gak ketahuan juga kan? atau kerjanya gak efisien, hehe… ntahlah,
Semua Buatan Manusia pasti ada kelemahannya, Tergantung dari orangnya/ pekerjanya, tapi yah lumayan untuk memperkecil kerugian, untuk karyawan yang tidak ingin diperintah solusinya harus berani memulai bisnis…
nice info… thanks
bolehlah dipake di kantor yang jumlah pegawainya relatif sedikit.. hehehe..
@Ilmu Inspirasi Air: Amin.., tanks..
@Surakarta Entrepreneur: meminimalisir.. ok, besok klo jadi pejabat jangan juga korupsi uang. klo kurupsi bagi-bagi.. loh?
@Kharis Sulistiyono: pandangan bapak tak salah, semua perlu pendekatan, nah dengan mesin absensi sidik jari ini kita bisa memantau siapa yang bolos, terlambat dari kalkulasi laporan pihak management perusahaan bisa meotong gaji. Jadi dengan absensi sidik jari kita mendapatkan data bukti yang falid.
@Hanif: bisa juga seperti itu, tetapi kita bisa meminimalisir dengan misalnya 1 hari harus scan 4 kali, atau kalau perlu setiap jam harus scan. Untuk efektivitas kerja itu dari pihak management mungkin dengan target atau berbagai bonus.
@Ari Surachman: Pasti yang buat aja belum sempurna, apalagi buatanya. tetapi kita bisa berusaha sempurna. Karyawan yang tidak ingin diperintah solusinya harus berani memulai bisnis…itu saja masih ada yang memerintah hehe..
@Ina: Ok, Sama-sama
@Aprillins: Mau dikir mau banyak boleh-boleh saja, sesuai dengan tipe absensi apa yang kita pilih..
trus bagaimana caranya agar dapat meminimalkan hal2 kecurangan ketika absensi menggunakan sidikjari? soalnya saya pernah denger absensi sidik jari mudah untk di akalin untuk mengapsenkan orang lain..